Masa Depan Persisam Ditangan Dewan
SETELAH melihat kinerja yang baik dari manajemen Persisam Putra pada musim lalu, Pemkot Samarinda dikabarnya menyetujui anggaran Rp21 M yang diajukan Persisam Putra melalui APBD.
Seperti dilansir Samarinda Pos, masa depan Persisam Putra tergantung dari ketukan palu anggota DPRD Samarinda sebagai pihak yang memberi legalitas.
Jika anggaran Rp21 M tak disetujui, H Harbiansyah beserta jajaran manajemennya menyatakan mundur dari Persisam Putra. Jadi ketukan palu anggota dewan sangat dinanti 4 Agustus nanti saat penetapan anggaran APBD-Perubahan dilakukan. **















terima ksaih pemkot terima kasih pemkot atas disetujuinya dana anggaran persisam mudahan persisam semakin berjaya
terima kasih pemkot dan DPR
ya kalo udah disetuji.,
tinggal pengelolaannya aja lagi dah.,
lanjutGan.,
berdoa……tuk diketok….
maw tanya…PERSISAM jadi di kurangi ga poinnya???
jangan sampai kejadian musim lalu………..
thank”s
alhamdulillah,,,bisa benapas jua kita kada takanan tarus,,,apalagi tamakan kambing
musim lalu sy sering mendegar Dan membaca bahwa ada anggota DPR samarinda yg selalu siap membantu dan memperjuangkan persisam selama masa jabatanya blm selesai,,,,saya berharap itu benar2 terbukti.
JAYA SELALU PERSISAM KU
Apa artinya 21 M utk samarinda yang nota bene sebagai kota bisnis n industri,di banding dengan kota jepara yg mengandalkan hasil ukiran kayu jati saja namun sanggup membiayai team persijap.
cepet aja ketuk palunya anggota dewan yg terhormat bila kalian cinta persisam jangan lupa untuk perusahaan2 yg ada di kaltim donorkan danamu walaupun 1 M / Prsh
KAMI yakin anggota DEWAN terhormat menyetujuinya…karena PERSISAM PUTRA adalah kebanggaan kita bersama….
alangkah baik dan indahnya jika club bisa mencari sponsor sendiri utk membuktikan bahawa dirinya Profesional dan katanya Liga Profesional, kalau masih mengharapkan APBD gak beda dengan Amatir
Klub harus mencari bapak asuh dan sponsor dan PSSI harus mengijinkan Klub memasang iklan sponsor, sudah saatnya APBD bukan untuk Sepakbola….dalam UU Kemndagri juga dilarang
Tirulah AREMA yg udah bis amNadiri, untuk kedeannya maka pengurus harus berusaha mandiri jangan hanya menetek,,sudah saatnya Persisam berjalan diatas kakinya sendiri dan profesional
Pertanggung jawaban dalam laporan keuangan di Klub atas dana yg dibiaya APBD jug aacak kadut menandakan Administrasi juga gak bagus
Mari maju Persisam tanpa suntkan APBD,,,uktikan kita orang Tepian Mampu Profesional dan tidak menjadi manja