Tentangan keras bahkan menjurus dengan teror mental terhadap pemain Malaysia, Stanley Bernard Samuel yang dilakukan Pusamania, suporter Persisam, saat ia melakukan seleksi bersama Persisam Pusam FC beberapa waktu lalu di Stadion Segiri Samarinda, membuat Stanley merasa kecewa.
Kekecewaan itu terekam jelas saat Stanley bertemu dengan wartawan sehari jelang ia mengikuti seleksi di Persiba Balikpapan. Seperti dikutip dari surat kabar Metro Balikpapan, Stanley mengakui bahwa sambutan yang diberikan Persisam kepadanya tak direspon baik.
Komentar Stanley ini berbeda dengan pernyataannya beberapa waktu lalu. Kepada PusamCyber Stanley mengatakan sangat senang berada di Samarinda, apalagi beberapa punggawa Persisam menyambut hangat kedatangan pemain kelahiran 10 Maret 1984 itu.
“Teman-teman disini sangat friendly,” ucap Stanley, mengomentari sambutan pemain Persisam, selepas ia mengikuti seleksi perdana 28 Agustus kemarin.
Sikap plin-plan berbicara kepada media dari seorang pemain asing memang bisa menjadi boomerang bagi pemain tersebut. Apalagi komentar Stanley bisa saja menjadikan pemicu konflik antar kedua suporter.
“Kita tak usah berpikir jauh sampai kesana, apalagi hubungan suporter di Kalimantan sangat erat. Kita syukuri saja bahwa pemain dari Malaysia itu tak bergabung di Persisam, kalau ia bermain di klub lain di Indonesia, silahkan saja karena itu hak dia. Yang jelas kita Pusamania, sudah tolak secara tegas jangan ada pemain Malaysia di Persisam,” kata Fajrian Nur, Humas Pusamania. **






May 15, 2012




dasar malaysia ULAR BERKEPALA 2, GA PEMERINTAHNYA GA PEMAIN SEPAKBOLANYA SAMA AJA KELAKUANNYA, MALAYSIA,,,CUIIIH,,,
BUNGUL..TAMBUK HUNGANG PURICI KADA PINTAR KAWAL NEH. SIPAKBOLA LAIN PULITIK HUNGANG NGAI..MAU ISRAEL SKALIAN KLU SKILL NYA MANTAP KAYA BENAYOUN YA DI KUNTRAK AJA BUNGUL AI. DASAR URANG KAMPUNG BECAGUT AJA KERJAANNYA
setuju dengan Urang Kalimantan. yang penting skill. yang di stadion nonton latihan teriak-teriak itu norak. mengecilkan mental calon pemain, bikin pemain gak pede, harusnya di support.
gimana mau bagus kalau di teriakin “WWWUUUUUUU” “PULANGKAN” “JANGAN DI AMBIL” “HUUU”. mereka gak pede latihan kalau gitu caranya.
sebaiknya netral dalam menilai. jangan terlalu termakan isu malaysia.
oh ya satu lagi. iklannya tolong diperhatikan. di bawah footer itu gambar ad-nya kadang agak 17+. kasihan yang belum cukup umur kalau lihat website ini. mending iklan text semacam google adsense.