Wednesday, August 18th, 2010

Suasana fanatik yang belakangan mulai bangkit kembali di kalangan suporter Persisam Putra Samarinda tampaknya cukup berpengaruh dalam pandangan para pemain terhadap iklim sepakbola Samarinda.

Salah satu aksi Fazli Jaffar sedang berlatih bersama Persisam


Contohnya Fazli Jaffar, pemain berkebangsaan Singapura yang saat ini sedang mencoba peruntungannya di persepakbolaan Indonesia, mengaku terkejut melihat antusiasme penonton di Samarinda.

“Saya terkejut ketika melihat penonton sampai harus berdiri di samping padang (lapangan) untuk melihat pemainnya, hal yang jauh berbeda dengan Singapura,” kata Fazli dengan khas logat melayunya, kepada harian ini kemarin sore.

Fanatisme besar dukungan yang diberikan Pusamania kepada Persisam Putra memang bukan kali ini saja dipuji pemain asing. Pipat Thonkanya (Thailand) yang kini tak lagi berbaju oranye pun mengaku bangga mempunyai pendukung yang fanatik.

“Sebelum saya kunjungan ke Samarinda, saya sudah coba cari tahu seputar Persisam, dan saya sudah tengok video dan gambar Pusamania maupun Stadion Segiri. Tetapi saya baru merasakan yang sesungguhnya saat first tranning, sangat luar biasa,” ucap pemain yang sempat berbaju Home United tersebut.

Selain itu, Fazli Jaffar mengaku gembira bisa mengenal iklim sepakbola Indonesia yang sebelumnya hanya ia ketahui melalui media elektronik. Ia pun tidak mempermasalahkan jika ia tak masuk dalam rencana pemain yang segera diburu Persisam.

“Jodoh maupun tak jodoh bagi saya tak masalah, saya kesini sudah merasa terhormat bisa diberikan peluang untuk berlatih bersama pemain-pemain Indonesia, selama ini saya hanya tahu sedikit pemain dari Indonesia. Lagipula di Persisam saya bisa jumpa big player Indonesia macam Roby, Wawan, Isdiantoro dan banyak lagi pemain yang peduli sama saya,” tambahnya.

Ditanya peluangnya untuk bergabung dengan Persisam, pemain yang kini genap berumur 27 tahun tersebut menjelaskan di Persisam banyak pemain yang berlabel bintang. Fazli pun mengakui susah bersaing dengan kondisi waktu yang pendek seperti saat ini.

“Ronald Fagundez dan Syaiful Lewenusa adalah pemain yang hampir sama dengan permainan saya, mereka kiri saya pun kiri. Apalagi saya tahu pemain di Persisam semua superstar, semoga nanti saya dapat penjelasan dari Coach Hendri. Jika tak masuk rancangan, saya akan segera kembali ke Singapore karena saya masih terikat kontrak 3 bulan lagi dengan Gombak United,” tandas Fazli. (upi/sapos)



Share This Post To :



2 Responses to “Salut dengan Pusamania”

  1. pusamania vorfoo says:

    Good Coment Fazli Jaffar, welcome samarinda, semoga anda beruntung

  2. Pusamania Berjiwa Mandiri says:

    klo pemain dari singapur sih ga mslh asak jgn pemain dri malaysia aja (hati2 Dompet2 kalian) jiwanya, jiwa copet

Leave a Reply