Tuesday, August 31st, 2010

Rencana PT LI untuk memindahkan dua markas klub ISL, Persiba Balikpapan dan PSM Makassar ke ibukota provinsi Kalimantan Timur, Samarinda. Disambut dengan tangan terbuka warga Samarinda. Hal yang sama juga dirasakan manajemen Persisam Putra.

Stadion Segiri Samarinda, kandang Persisam Pusam FC

“Rencana itu bagus, itu tandanya kita dipercaya sebagai kota yang aman untuk mengelar laga sekelas ISL, apalagi ada sampai 2 tim luar di tambah 1 tim asli Samarinda yang mengelar ISL dalam satu musim di satu kota, jelas hal baru dan kebanggaan bagi warga Samarinda,” jawab Tommy Ermanto Pasemah, ketua Pusamania, saat dimintai keterangan seputar kabar pindahnya PSM dan Persiba ke Samarinda.

Meski belum resmi memutuskan perpindahan homebase bagi Persiba dan PSM, namun kabarnya PT LI sudah menyiapkan stadion alternatif bagi kedua klub itu untuk melakoni laga kandangnya pada ISL musim depan. Dari alternatif tersebut nama kota Samarinda menjadi kota yang paling utama sebagai alternatif, maklum kota yang terkenal dengan sungai Mahakamnya tersebut memiliki 3 Stadion yang memiliki fasilitas diatas standar nasional.

PT LI sendiri ingin menjadikan Stadion Segiri Samarinda sebagai kandang dari Persiba Balikpapan dan Stadion Utama Palaran Samarinda sebagai kandang PSM Makassar.

20 KM dari kota Samarinda, juga terdapat stadion bertaraf internasional. Stadion Madya Perjiwa Tenggarong namanya, stadion ini milik klub Mitra Kutai Kartanegara FC (Mitra Kukar).

PT Putra Samarinda Indonesia sebagai PT. yang menaungi klub Persisam pun menyarankan PSM dan Persiba lebih baiknya memakai stadion yang lebih besar kapasitasnya. “Stadion Palaran atau bisa saja Stadion Sempaja, saya rasa bisa dijadikan kandang bagi kedua klub itu. Tapi untuk Stadion Segiri, lebih baiknya hanya digunakan Persisam,” kata Erwin D Budiawan, manajer umum Persisam.

Keinginan itu memang berasalan, selain memiliki story yang panjang dengan stadion yang telah ada sejak 1972 itu, Stadion Segiri juga saat ini mempunyai sistem perawatan yang ketat mengenai fasilitas didalamnya. Hal yang paling menjadi perhatian utama ialah kualitas rumput stadion. PT Putra Samarinda Indonesia khawatir jika seringnya Stadion Segiri digunakan bisa membuat program perawatan mereka berantakan, imbasnya stadion berjuluk Theater Of Hell inipun bakal bernasib sama seperti kebanyakkan stadion di Indonesia.

“Khusus untuk rumput Stadion Segiri, kami mempunyai perawatan dengan metode khusus. Bahkan kami memberlakukan rumput Stadion Segiri layaknya mengurusi anak bayi, karena rumput itu gampang stress jika sering diinjak, makanya kami melakukan perawatan berkelas terhadap rumput disini,” pungkas Tommy, yang juga ketua AS (Asosiasi Suporter) Kaltim. (Abe/PusamCyber)





3 Responses to “Stadion Segiri Khusus Untuk Persisam”

  1. ihsan says:

    iya untuk PERSIBA lebih baik memakai stadion PALARAN aja itu stadion bnr” layak untuk ISL… bnr” mewah… aku pngn liat di TV

  2. faiq pusamania batu putih says:

    stadion segiri is the best!!!!!! sedapppppp makan rawon mba nong selamat buka puasa persisam putra ……”"”"”

  3. ache says:

    Kenapa persisam tak memakai stadion PALARAN saja.
    Percumalah kalian habiskan uang 800m kalau tidak dimanfaatkan dengan sebaiknya.
    sebbab saya membaca dari salah seorang world traveller yg menyatakan prihatin akan keadaan stadion tersebut yang tak terawat.

    Persisam nyewa maen disana bos. klo segiri milik Persisam.

Leave a Reply